Rabu, 23 Februari 2011
Menanti DI Batas Waktu
Ku bentangkan sabar seluas – luasnya
Ku buka ketulusan hati selebar – lebarnya
Tidak saja untuk mengikhlaskan segala yang telah beranjak dari sisi
Tapi juga untuk menguatkan hati bahwa ini bukan akhir
***
Pun ketika senyumnya bukan lagi untukku
Ketika tawa & rayuannya dilabuhkan pada dia,dia atau dia
Saat cintanya diuntai manis bersama yang lain
Aku sadar, dia sudah bahagia
***
Maka air mata itu sudah tak ada lagi guna
Gelisah malam ku tak akan terjawab apapun
Lukisan rindu menjadi tak bermakna
Hati yang terserak ku himpun
***
Dan disini aku berdiri
Menanti
Ditemani sang bayu
Di batas waktu
Kenangan ...
Harusnya tak ku tengok lagi lembaran itu
Ketika senyummu menggetarkan hatiku
Saat tangan kita terpaut
Dan aku tahu, hatiku t’lah kau renggut
***
Namun cinta hanya tertulis di lembar biru
Tanpa bisa terucap
Ku hadirkan bayangmu dalam imaji khayal ku
Cukuplah hanya menatap
***
Ketika romansa cinta masih melekat
Aku tak kuasa melawan pesona
Pun lembaran cerita sudah ku tutup rapat
Namamu masih saja terucap dalam tiap lantunan doa
Tuhan Maha Tau :)
Semua lara,tangis dan asa
Tuhan Maha Tahu
Segala harap dan doa
Walau tak sepatah kata terucap
Tuhan Maha Tahu
Tanpa menulis apa yang kita pinta
Tanpa kita tunjuk apa yang kita mau
Tuhan Maha Tahu
Ketika air mata terurai
Jerit kehilangan teregang
Dia Maha Tahu
Bukan tidak mau tahu
Tapi Dia sedang bekerja
Menyiapkan kejutan
Untuk tiap pekik kehilangan ...
Just need You :)
Aku hanya butuh teman bicara
Tidak sekedar mendengarkan
Tapi siap merengkuh
Juga menyediakan ruang dalam hatinya
Agar semilir cinta dapat merasuk
Aku hanya butuh tempat berbagi
Ketika tawa ku bergema
Saat tangis ku meraung
Bahkan saat mulut ku tak sanggup bicara
Aku hanya butuh genggaman
Tidak hanya saat ku rapuh
Tapi saat ku diatas angin
Agar raga ku tetap disini
Juga saat ku takut
Aku hanya…
Hanya butuh, Kamu…………
Untuk menemani perjalanan ini…..
Selasa, 22 Februari 2011
Inspiration For You,Me, and They :) PART ONE
Sahabat bisa berubah
menjadi kekasih,
tapi berapa seringkah
kita melihat kekasih yang berpisah
dan menjadi sahabat?
Perpisahan dalam cinta
menorehkan luka dan
perasaan bersalah
pada masing-masing pihak,
karena gagal membuktikan
kepantasannya bagi cinta
yang indah dan langgeng,
yang biasanya diungkapkan
sebagai agresifitas,
agar mereka tak merasa sebagai
yang menggagalkan cinta.
Cinta, cantik dan pelik.
Insting
Saat dimabuk cinta,
kita merasa bahwa insting kita
telah cukup untuk meyakini
bahwa dia adalah belahan jiwa
yang akan membahagiakan kita
sepanjang hidup.
Tapi, kemudian ternyata
bahwa tidak ada penipuan
yang lebih kejam daripada cinta
yang digunakan untuk menyadap
keuntungan sepihak.
Maka, berhati-hatilah
jika Anda sedang dimanjakan oleh cinta,
karena bahkan insting terbaik Anda,
akan mati rasa.
Tegas
Hmm ...
Jangan salahkan dia
yang hanya berjanji,
karena engkau yang memilih
mempercayai janji-janji
kosongnya.
Jika engkau tegas menuntut
pemenuhan janji,
dia tak akan berani berjanji kosong
yang hanya akan melukaimu.
Memang tak enak rasanya
digantung seperti itu.
Tapi,
Sesungguhnya engkau
sedang diperdaya oleh dirimu sendiri
yang mempercayai penipu.
Tegaslah.
:)
Janganlah marah kepada orang
yang tidak menghargai kemampuan Anda.
Tidak ada gunanya.
Sahabatkanlah diri Anda
kepada mereka yang menghormati Anda
sebagai jiwa yang baik,
dan yang menghargai kontribusi Anda
dengan adil.
Bekerja itu bukan hanya
untuk mencari uang.
Bekerja itu sesungguhnya adalah
untuk menemukan diri hebat Anda,
yang tak mungkin Anda temukan
dalam hubungan yang buruk
dengan orang lain.
Anda disebut PERCAYA DIRI,
jika Anda sering mengatakan ini
mengenai diri Anda sendiri:
Saya tahu ini sulit,
tapi saya percaya,
diri saya akan mengupayakan yang terbaik.
Dia akan menenangkan diri,
berdoa bagi bantuan Tuhan,
mempelajari yang harus diketahuinya,
dan melakukan yang harus dilakukannya.
Jika gagal,
dia minta maaf dengan jujur,
dan memulai lagi dengan lebih baik.
Dia tulus dan berniat baik.
Sesungguhnya,
tidak ada orang yang ikhlas
merusak hidupnya sendiri.
Tapi,
jiwa baik yang ditelantarkan
dalam ketidak-pedulian
akan berlaku seperti menyukai rasa sakit.
Kekerasan hati
yang mengakibatkan orang merusak
kehidupannya sendiri,
selalu berasal dari masa lalu
yang hampa kasih sayang
atau dari lingkungan yang
memperlakukannya dengan kejam.
Marilah kita berlaku lebih pengasih
kepada sesama.
Seandainya setiap orang
yang suka mengkritik
adalah juga orang yang
suka membantu dengan
pekerjaan yang nyata,
dunia ini akan damai,
penduduknya sejahtera
dan berbahagia.
Tapi,
Mereka yang banyak komentar
dan mencela itu,
adalah orang yang biasanya
hanya mengganggu
pekerjaan orang-orang
yang betul-betul bekerja.
Jika yang kita katakan
tidak meningkatkan
nilai pekerjaan sesama,
hening dan damailah.
** Mario Teguh **
to be continue ...
menjadi kekasih,
tapi berapa seringkah
kita melihat kekasih yang berpisah
dan menjadi sahabat?
Perpisahan dalam cinta
menorehkan luka dan
perasaan bersalah
pada masing-masing pihak,
karena gagal membuktikan
kepantasannya bagi cinta
yang indah dan langgeng,
yang biasanya diungkapkan
sebagai agresifitas,
agar mereka tak merasa sebagai
yang menggagalkan cinta.
Cinta, cantik dan pelik.
Insting
Saat dimabuk cinta,
kita merasa bahwa insting kita
telah cukup untuk meyakini
bahwa dia adalah belahan jiwa
yang akan membahagiakan kita
sepanjang hidup.
Tapi, kemudian ternyata
bahwa tidak ada penipuan
yang lebih kejam daripada cinta
yang digunakan untuk menyadap
keuntungan sepihak.
Maka, berhati-hatilah
jika Anda sedang dimanjakan oleh cinta,
karena bahkan insting terbaik Anda,
akan mati rasa.
Tegas
Hmm ...
Jangan salahkan dia
yang hanya berjanji,
karena engkau yang memilih
mempercayai janji-janji
kosongnya.
Jika engkau tegas menuntut
pemenuhan janji,
dia tak akan berani berjanji kosong
yang hanya akan melukaimu.
Memang tak enak rasanya
digantung seperti itu.
Tapi,
Sesungguhnya engkau
sedang diperdaya oleh dirimu sendiri
yang mempercayai penipu.
Tegaslah.
:)
Janganlah marah kepada orang
yang tidak menghargai kemampuan Anda.
Tidak ada gunanya.
Sahabatkanlah diri Anda
kepada mereka yang menghormati Anda
sebagai jiwa yang baik,
dan yang menghargai kontribusi Anda
dengan adil.
Bekerja itu bukan hanya
untuk mencari uang.
Bekerja itu sesungguhnya adalah
untuk menemukan diri hebat Anda,
yang tak mungkin Anda temukan
dalam hubungan yang buruk
dengan orang lain.
Anda disebut PERCAYA DIRI,
jika Anda sering mengatakan ini
mengenai diri Anda sendiri:
Saya tahu ini sulit,
tapi saya percaya,
diri saya akan mengupayakan yang terbaik.
Dia akan menenangkan diri,
berdoa bagi bantuan Tuhan,
mempelajari yang harus diketahuinya,
dan melakukan yang harus dilakukannya.
Jika gagal,
dia minta maaf dengan jujur,
dan memulai lagi dengan lebih baik.
Dia tulus dan berniat baik.
Sesungguhnya,
tidak ada orang yang ikhlas
merusak hidupnya sendiri.
Tapi,
jiwa baik yang ditelantarkan
dalam ketidak-pedulian
akan berlaku seperti menyukai rasa sakit.
Kekerasan hati
yang mengakibatkan orang merusak
kehidupannya sendiri,
selalu berasal dari masa lalu
yang hampa kasih sayang
atau dari lingkungan yang
memperlakukannya dengan kejam.
Marilah kita berlaku lebih pengasih
kepada sesama.
Seandainya setiap orang
yang suka mengkritik
adalah juga orang yang
suka membantu dengan
pekerjaan yang nyata,
dunia ini akan damai,
penduduknya sejahtera
dan berbahagia.
Tapi,
Mereka yang banyak komentar
dan mencela itu,
adalah orang yang biasanya
hanya mengganggu
pekerjaan orang-orang
yang betul-betul bekerja.
Jika yang kita katakan
tidak meningkatkan
nilai pekerjaan sesama,
hening dan damailah.
** Mario Teguh **
to be continue ...
Langganan:
Postingan (Atom)







